Langsung ke konten utama

Saat Hidupmu Begitu Mengecewakan

 


Kamu memiliki cita-cita dan impian yang tinggi. Sayangnya kamu terlalu sering membandingkan pencapaian diri sendiri dengan orang lain. Kamu lupa bahwa tiap orang memiliki titik start di posisi yang berbeda-beda. Akhirnya ketika menurut pandanganmu orang lain lebih sukses atau lebih dalam segala hal, kamu menjadi insecure. Rasa kecewa pada diri sendiri, menyalahkan diri sendiri, gelisah, malu dan tidak percaya diri menyergap dirimu. Akhirnya tanpa disadari kamu telah memberikan afirmasi negatif pada diri sendiri. Kesalahan yang kamu lakukan dan menjadi penyebab kegagalan sangat sulit kamu maafkan.

Kenapa begitu sibuk menyalahkan diri? Kenapa begitu sulit memaafkan diri sendiri? Akan makin dalam kau torehkan luka pada diri dan jika yang terluka adalah kamu sendiri akan makin sulit untukmu kembali melangkah mengejar mimpimu lagi. Istirahatlah sejenak ketika begitu sulit memaafkan kesalahan sendiri, kepercayaan diri runtuh dan seluruh harapan hilang. Beri jeda pada dirimu.

Pada suatu malam yang melelahkan setelah seharian penuh berjibaku dengan perjuangan dan pergulatan melelahkan mengejar impianmu, pernahkah kamu mengajak berbincang diri sendiri? Pada jiwamu? Berterimakasih pada dirimu yang hari ini sudah mampu bertahan dengan baik satu hari ini. Esok mari kita bersama-sama lagi mengejar mimpi. Pilihanmu hari ini yang menjadi kesalahanmu dan penyebab gagalmu hari ini akan jadi bahan belajarmu di masa depan. Jangan lupa kau minta bantuan Sang Maha Penolong dan tumpahkan segala sedih hanya padaNya.

Cintailah dirimu dengan segala kelebihan dan kekurangannya. Hari ini kamu begitu menyemangati dan memuji kawanmu, kenapa sangat buruk pada diri sendiri?

Dirimu yang dulu melakukan kesalahan tetaplah dirimu. Dirimu di masa depan yang lebih bijak kerena belajar dari kesalahan masa lalumu juga tetaplah dirimu. Pilihanmu tidak akan kau sesali. Hidup memberimu pelajaran dari kesalahan yang kau lakukan. Menerima kesalahan dan belajar darinya akan membuatmu bertumbuh dengan baik di masa depan.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Siapa yang Datang ke Pemakamanku Saat Aku Mati Nanti?

Judul Buku: Siapa yang Datang ke Pemakamanku saat Aku Mati Nanti Penulis: Kim Sang-Hyun Penerbit: Haru Media Sejahtera Ponorogo Jawa Timur Tebal: 168 hlm Tahun terbit: Oktober 2020 Kematian yang terjadi pada seseorang adalah sebuah tragedi, tetapi kematian yang terjadi pada sekelompok besar manusia di suatu wilayah adalah statistik. Apakah kita sudah menjalankan peran kita dalam hidup ini dengan baik hingga ada yang mau datang ke pemakamanku kelak? Itulah pesan utama yang ingin disampaikan Kim Sang-Hyun melalui buku ini. Buku ini seperti sosok yang datang untuk membantu proses self healing kita. Entah bagaimana sepanjang membaca buku ini seperti kita sedang dipuk-puk oleh sahabat karib dan kemudian saling berbagi cerita yang menguatkan satu sama lain. Ada satu bab yang menceritakan kisah author dengan ibunya yang selalu menolak ketika akan dibelikan AC.  Suatu ketika saat menjalani wajib militer, suhu udara sangat panas hingga punggung  Kim Sang-Hyun terasa terbakar. Kim Sang...

Loneliest Whale 52

Jauh di dalam samudera yang luas dan dalam hiduplah seekor paus jantan tak biasa. Ia adalah ciptaan Tuhan paling kesepian. Ditemukan secara tidak sengaja oleh peneliti paus pada tahun 1989. Sebuah suara tak biasa terdengar dari seekor paus yang terdengar lebih tinggi dari paus kebanyakan. Paus jantan ini memiliki frekuensi suara 52 herts, ketika kawannya berkomunikasi dengan frekuensi suara 12-40 herts. Paus jantan ini kemudian diberi nama Whale 52. Whale 52 dianggap bisu oleh kawanannya karena frekuensi suaranya di luar jangkauan pendengaran mereka. Whale 52 ditemukan sedang berenang di kedalaman samudera Pasifik sendirian sambil terus mengeluarkan nyanyian khasnya berulang-ulang sebagai tanda untuk mencari pasangannya di musim kawin kala itu. Paus biasanya selalu berenang secara berkelompok bersama dengan lima hingga enam ekor paus lainnya. Namun Whale 52 ditemukan berenang sendirian. Ia Paus soliter pertama di dunia yang ditemukan oleh peneliti.  Whale 52 berenang menjelajahi sa...

Reviu Novel: Elena

  Judul Novel: Elena Penulis: Ellya Ningsih Penerbit: KataDepan Tahun Terbit:2018 Halaman: viii+288 Genre: Fiksi Islami Menceritakan perjalanan kehidupan seorang wanita bernama Elena. Elena adalah buah didikan orang tua muslim namun minim pendidikan agama yang sangat ambisius dan meletakkan ambisi mereka pada anaknya. Elena. Tuhan menakdirkan Elena bertemu Eugene. Pria keturunan Prancis berkebangsaan Kanada. Hubungan mereka makin dekat saat orang tua Elena menentang habis- habisan. Elena paham, dia dan Eugene memiliki jarak yang tak kan sanggup tertempuh. Tuhan mereka berbeda. Aah bukan, Eugene tak percaya Tuhan. Ibnu, pria pilihan orang tuanya. Ilmu agamanya tinggi, sabar dan tenang. Ibnu mampu menerima Elena yang belum siap dengannya. Dasar Elena sudah tertutup cinta Eugene, hatinya keras tak mampu melihat kebaikan Ibnu barang setitik.  Eugene kerapkali datang ke Indonesia dan menemui Elena. Elena tak kuasa menolak. Elena tahu, dia harus memilih antara cinta Ibnu yang tenang...