Kamu
memiliki cita-cita dan impian yang tinggi. Sayangnya kamu terlalu sering
membandingkan pencapaian diri sendiri dengan orang lain. Kamu lupa bahwa tiap
orang memiliki titik start di posisi
yang berbeda-beda. Akhirnya ketika menurut pandanganmu orang lain lebih sukses
atau lebih dalam segala hal, kamu menjadi insecure.
Rasa kecewa pada diri sendiri, menyalahkan diri sendiri, gelisah, malu dan
tidak percaya diri menyergap dirimu. Akhirnya tanpa disadari kamu telah
memberikan afirmasi negatif pada diri sendiri. Kesalahan yang kamu lakukan dan
menjadi penyebab kegagalan sangat sulit kamu maafkan.
Kenapa begitu sibuk menyalahkan diri? Kenapa begitu sulit memaafkan diri sendiri? Akan makin dalam kau torehkan luka pada diri dan jika yang terluka adalah kamu sendiri akan makin sulit untukmu kembali melangkah mengejar mimpimu lagi. Istirahatlah sejenak ketika begitu sulit memaafkan kesalahan sendiri, kepercayaan diri runtuh dan seluruh harapan hilang. Beri jeda pada dirimu.
Pada suatu malam yang melelahkan setelah seharian penuh berjibaku dengan perjuangan dan pergulatan melelahkan mengejar impianmu, pernahkah kamu mengajak berbincang diri sendiri? Pada jiwamu? Berterimakasih pada dirimu yang hari ini sudah mampu bertahan dengan baik satu hari ini. Esok mari kita bersama-sama lagi mengejar mimpi. Pilihanmu hari ini yang menjadi kesalahanmu dan penyebab gagalmu hari ini akan jadi bahan belajarmu di masa depan. Jangan lupa kau minta bantuan Sang Maha Penolong dan tumpahkan segala sedih hanya padaNya.
Cintailah dirimu dengan segala kelebihan dan kekurangannya. Hari ini kamu begitu menyemangati dan memuji kawanmu, kenapa sangat buruk pada diri sendiri?
Dirimu yang dulu melakukan kesalahan tetaplah dirimu. Dirimu di masa depan yang lebih bijak kerena belajar dari kesalahan masa lalumu juga tetaplah dirimu. Pilihanmu tidak akan kau sesali. Hidup memberimu pelajaran dari kesalahan yang kau lakukan. Menerima kesalahan dan belajar darinya akan membuatmu bertumbuh dengan baik di masa depan.

Komentar
Posting Komentar
Komentar yang baik-baik, karena tulisanmu adalah cerminan dirimu
(Saya berhak menghapus komentar jahat, berbau SARA dan pornografi)